• About
  • Contact
  • My Twitter
  • My Facebook

Learning To Earning

Belajar Untuk Mendapatkan...

  • HOME
  • ALGORITMA
  • PHP
  • JAVA
  • CCNA 4
  • Hardware
  • NGE-BLOG
Home » PHP » PHP Dasar – Function

PHP Dasar – Function


Sebuah function merupakan sebuah nama yang kita berikan pada suatu blok program yang sewaktu-waktu dapat kita panggil dan gunakan. Sebuah function dapat diletakkan di bagian manapun, bisa di awal, tengah, dan akhir dari keseluruhan bagian kode PHP.
Berikut ini adalah contoh membuat sebuah function sederhana yang di dalamnya tidak ada
statementnya.
Contoh:
<?php
function NamaVariabel()
{

}
NamaVariabel();
?>

Pada contoh di atas, NamaVariabel merupakan nama function. Nama function inilah yang dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Aturan membuat nama function sama dengan ketika membuat nama variabel, yaitu:
  •  Nama variabel harus diawali dengan huruf atau underscore (_)
  •  Nama variabel hanya boleh dituliskan dengan alpha numeric a-z, A-Z, 0-9 dan underscore
  • Nama variabel yang terdiri lebih dari satu kata, dapat dipisahkan dengan underscore
Statement/perintah dari function dituliskan di dalam kurung kurawal {}. Sedangkan perintah IloveusingPHP; bagian paling bawah dari kode di atas merupakan cara memanggil function. Perhatikan contoh berikutnya:
Contoh:

Pada contoh tersebut, terdapat perintah echo di dalam function. Sehingga begitu nama function dipanggil, PHP akan menampilkan teks yang di-echo-kan tersebut. Sebuah function dapat dipanggil berulang-ulang, seperti pada contoh berikut:

Fungsi dengan Parameter
Contoh function sebelumnya tidak menggunakan parameter. Peran parameter adalah sebagai input untuk function yang selanjutnya diolah oleh function tersebut. Berikut ini contoh penggunaan parameter pada function:
<?php
function NamaVariabel($parameter)
{
Statement;
}
?>

Pada contoh di atas, variabel $parameter merupakan parameter dari function. Nilai dari variabel tersebut akan ditambahkan pada string yang di-echo-kan.
Contoh:

Jumlah parameter dari function boleh lebih dari satu. Untuk memisahkan antar parameter
digunakan tanda koma. Berikut ini contohnya:

Pengembalian Nilai (Return Value)
Sebuah function juga dapat mengembalikan suatu nilai. Function hanya dapat mengembalikan sebuah nilai saja. Nilai yang dikembalian dapat berupa suatu bilangan (bulat, real, string, maupun array, dll).
Berikut ini adalah contoh penggunaan function yang mengembalikan nilai:

Function Jumlahkan() di atas mengembalikan nilai dari variabel $hasil yang merupakan hasil penjumlahan dari nilai $x dan $y. Sedangkan perintah $bil = Jumlahkan(3, 4); bermakna nilai yang dikembalikan function Jumlahkan(3, 4) disimpan pada variabel $bil (dalam hal ini nilai $bil adalah 7).

0 Response to "PHP Dasar – Function"

Post a Comment

Anda sopan, saya segan.

‹
›
Home
View web version

Tentang Saya

  • Bimbim
  • Unknown
Back to top!
Copyright 2013 Learning To Earning - All Rights Reserved Powered by Blogger